Ternyata Asap Itu Adalah Debu

Alkisah ada seorang mahasiswa yang “kepaksa senang” koding lagi stress-stressnya nulis kode program yang waktu dirun gagal-gagal terus. Bingung mencari kesalahan yang mana, error ga ada, tapi hasil yang diharapkan ga-ga keluar, Salah algoritma kayaknya ga mungkin, sebab cuma copy paste doank . Lho ?? :D

Di saat kebingungan mendera, tiba-tiba ada asap menjulur dari bawah tepat ke atas monitor sang mahasiswa.

Pikiran awal : “Uh, sapa yang ngerokok ya … “

Next step : Masih menikmati suasana kebingungan saat koding

Pikiran kedua : “Kayaknya ga ada yang ngerokok dech… “

Next step : Ngelihat CPU

Teriakan pertama : “ARRRRRGGHHHHHHHH … CPU GW KEBAKAR …!!!!!!!!! “

Next step : ngelirik monitor , mouse, speaker , kabel listrik , program koding , …… masih jalan normal

Pikiran ketiga : “Emang sistemnya paralel ya .. kalo CPU-nya rusak, ga akan berpengaruh ama yang lain?”

Next step : Dalam kondisi H2C (harap-harap cemas) , matiin monitor, speaker, CPU, power supply, dan cabut kabel .

Terikan kedua : “Kepada siapa kumengadu ..”

Catatan : Mahasiswa satu ini emang mahasiswa ilmu komputer yang suka ngerekayasa software , tapi untuk merekayasa hardware ? pengetahuannya untuk ngutak-ngatik hardware adalah minim sekali, bisa jadi 0 (baca : ZERO ).

Next step : Langkah nekad, buka cashing CPU … dan … “BUZZZZZZZZ” , ternyata asap tersebut bukan bertanda hangus atau kebakaran, tapi DEBU ! Batuk-batuk menjadi imbasnya.

Hikmah :

Bersihkan komputer (CPU-red) , minimal sekali sebulan , jangan sampai kejadian di atas, dari awal beli komputer sampai kejadian di atas (kira-kira selama 11 bulan) ga pernah ngebersihin komputernya. Jangankan bersihin, buka cashing aja belum pernah!

RSS feed for comments on this post · TrackBack URL

Leave a Comment