Entah mengapa kayak-kayaknya dunia gw dekat ama dunia perikanan., atau lebih tepatnya terjebak dalam kehidupan orang-orang yang bergelut dalam dunia perikanan.

Ada beberapa hal yang mendasar, di antaranya :

Pengaruh Kakak Kelas

FPIK atau Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, kalau ngumpul ngomongnya pasti soal dunia perikanan. Pertama-tama jelas gw ga nyambung, tapi lama-kelamaan nyambung ga nyambung kepaksa harus nyambung. Mulai dari nama-nama ilmiah ikan, kesegaran ikan, makanan laut itu halal, gizi ikan, dan lain sebagainya. Puyeng, karena bingung nyari algoritmanya dimana (dasar ilkom :) ) !

Teman

Terutama teman waktu satu kontrakan dulu pada tingkat 2. Kalo soal ikan, ngomongnya panjang lebar banget. Plus kalo lagi panen ikan (saat praktikum mereka) , ya udah .. pesta bakar ikan dech di kontrakan.. Nyam.. nyam …

Mengajar ..

Yah, gw ngajarin dua orang yang berkecimpung dalam dunia terumbu karang .. yah .. perikanan lagi. Dua-duanya S3 , awalnya grogi juga ngajarin mereka, dari gelar, S1 aja belum … , dari usia, ya iyalah … , dan bla.. bla … Tapi untungnya mereka adalah orang-orang yang terbuka dan asyik serta tidak mempermasalahkan siapa , gelar, usia, dan bla.. bla … . Nah, kembali lagi ke masalah perikanan, kenapa ya .. kebetulan banget ??

Kosan

Anak ibu kosan gw adalah mahasiswa FPIK . Akuarium terpajang di depan seberang kamar gw!

Kantor

Nah ini, salah satu faktor utama , sebab apa ? Sebab hampir 35% dunia gw berada di sana . (rincian 50% kuliah , 5% organisasi, 5% ngajar, 5% hura-hura … ) . Rata-rata hampir 60% orang-orang di sana basicnya dari perikanan, baik udah lulus ataupun belum . Trus hampir semua pekerjaan hubungannya dengan dunia perikanan, baik itu software, pendataan, dan lain-lain. Isu-isu perikanan Indonesia adalah topik yang top hot untuk dibahas di sana, di samping statistik. Dan karena banyak software yang berhubungan dengan perikanan (sistem informasi), karena gw (dan tim) yang bikin, secara tidak langsung nama-nama ilmiah, permasalahan, data, dan bla-bla jadi melek di kepala.

Padahal jika diteliti lebih lanjut dari gw-nya adalah :

  1. Gw anak ilmu komputer!
  2. Gw berasal dari daerah pegunungan, daerah dataran tinggi, yang dingin tapi sejuk, dan umumnya menghasilkan anak-anak berparas ayu dan berseri yang lebih kenal danau, daripada laut.
  3. Selama di pulau jawa, gw belum pernah ke laut ! Kecuali selat sunda, karena mudik biasanya nyeberang ke sana. :D .
  4. Faktor penting : Gw bisa berenang, tapi harus pakai pelampung !

Nah imbasnya dari itu semua adalah :

  1. Makanan laut itu 100% halal.
  2. Makanan laut itu sehat.
  3. DImakan mentah-mentah juga ga masalah.
  4. Baru tahu, kalau kepiting itu ternyata halal. Dulu sempat ragu dengan kehalalannya, akibat menyangka jenis tersebut hidup di dua dunia, yaitu laut dan darat.
  5. Gw jadi suka makan ikan.
  6. Lagi-lagi soal makan !

Saran :

  1. Pemerintah tolong bantu nelayan Indonesia, terutama untuk masalah akomodasi sarana dan prasarana (termasuk masalah subsidi BBM untuk para nelayan), infrastruktur kapal, cukong (bahasa bagusnya apa ya ..) yang ngeselin, pemberdayaan SDM, dan bla.. bla.. yang intinya, daerah perairan kita luas, kok hasilnya banyak dijarah ama nelayan negara tetangga sich. Mereka (nelayan penjarah-red) berani melaut sampai melewati perbatasan, sedangkan kita, setengah aja ga sampai ! Catatan : Bukan berarti gw memprovokasi untuk menjarah ya… * peace *
  2. Tidak hanya dalam dunia perikanan aja, khusus untuk masalah penelitian. Sepertinya bangsa kita masih anti dech untuk membantu ke masalah ini. Umum yang terjadi, kalau penelitian kita bisa dimanfaatkan hasilnya 5 tahun ke depan, ada kemungkinan akan dibantu pemerintah, tapi kalo lebih dari itu … berdoa mungkin cara terbaik (atau kabur aja ke luar negeri) . Sumber informasi : Dari kakak kelas gw anak perikanan.

Kesimpulan :

  1. Sejak era reformasi Indonesia telah melangkah mundur per lahan-lahan, meninggalkan murid-muridnya, seperti Malaysia, Vietnam, Singapura, dan lain-lain.
  2. Dunia politik disamakan dengan dunia usaha. Usaha untuk diri sendiri. Sayangnya mereka di sana pintar-pintar, pintar ngibulin rakyatnya yang sengaja mereka tidak beri pendidikan yang bagus, agar jika mereka ngomong ga ada yang mengkritisi dan dianggap rakyat omongonnya selalu benar.
  3. Sorry OOT , abis lagi kesel ketoprak naik gopek!
  4. Mie ayam yang gw makan tadi kurang banyak .. * hubungannya apa ?? *