Rokok & Rapat

Akhir-akhir ini di tempat gw kerja, sering sekali mengadakan “rapat”. Mengapa gw tandain dengan tanda kutip (” “) ? Karena gw bingung mo mengatakan ini “rapat” atau hanya sekedar pertemuan biasa … Sebab peserta rapatnya sangat minimalis, umumnya gw ama bos, gw ama pihak manajemen, ato gw dan lain-lain :D . Tapi karena ada notulensi dari hasil pertemuan tersebut dan agendanya jelas, maka dapat gw asumsiin bahwa saat itu gw benar-benar dalam keadaan meeting . CMIIW …

Inti dari tulisan kali ini bukan tentang rapat gw, yang ingin gw ceritaiin adalah suasana yang terjadi saat itu.

Sesuai dengan judul, mungkin pembaca yang budiman bisa menebak, suasana rapat penuh dengan kebulan asap. Bukan kebakaran! Bukan bakar kemenyan ! Ato bukan lagi bakar ayam ! Bukan ! Yang benar adalah asap tersebut berasal dari rokok!

Ada macam-macam merek rokok beredar di sana, si A punya rokok merek DJ , si B punya rokok merek SP , dan si C ga punya rokok dan akhirnya menunggu tawaran dari rokok si A dan B . Yang akhirnya orang ganteng yang tidak merokok menerima asap rokok si A, B, dan C …

Hal ini susah untuk ditegur ataupun dihindari, disebabkan beberapa alasan :

  • Ntar seperti ini kejadiannya. Link ..
  • Kalaupun ada ruang khusus merokok, pasti rapatnya di ruang khusus tersebut, karena rata-rata mereka mendapakan ide saat merokok. Intinya sama aja ..
  • Mo pakai masker, ntar disangka maling … !
  • Kesimpulan : pasrah !

2 Comments »

  1. ciraNo Gravatar said,

    July 23, 2008 at 12:56 am

    hehehehe, makanya gaul aja sama cewek-cewek kaya kita (indah, cira, esti)
    pasti kalo rapat ga da yang ngerokok
    :D

  2. fR3dDyNo Gravatar said,

    July 23, 2008 at 2:57 am

    @cira : Gaul ama cewek-cewek? ada ceweknya kok .. tapi gak kayak trio pertamina .. :D .

RSS feed for comments on this post · TrackBack URL

Leave a Comment